PART OF SPEECH: CONJUNCTION (Kata Hubung)

 

7. Conjunction (Kata Hubung)

Pengertian Conjunction

Conjunction (kata hubung) adalah kata yang digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih kata, frasa, klausa, atau kalimat sehingga menjadi satu kesatuan yang lebih jelas dan bermakna.

Tanpa conjunction, kita hanya akan memiliki kalimat-kalimat pendek yang terpisah. Dengan conjunction, kita dapat menghubungkan ide, menunjukkan alasan, pilihan, pertentangan, maupun hubungan waktu.

Contoh Sederhana

Tanpa Conjunction

I like coffee.
I like tea.

Dengan Conjunction

I like coffee and tea.

Kata and menghubungkan dua benda yang disukai.


Mengapa Conjunction Penting?

Conjunction membantu kita:

1. Menghubungkan Ide

I studied hard because I wanted to pass the exam.

Dua ide yang berbeda menjadi satu kalimat yang lebih jelas.


2. Membuat Kalimat Lebih Variatif

Tanpa conjunction:

I was tired. I finished my work.

Dengan conjunction:

I was tired, but I finished my work.


3. Menunjukkan Hubungan Antar Informasi

Conjunction dapat menunjukkan:

  • Penambahan informasi

  • Pertentangan

  • Pilihan

  • Sebab-akibat

  • Waktu

  • Kondisi


Jenis-Jenis Conjunction

Dalam bahasa Inggris, conjunction dibagi menjadi tiga kelompok utama:

  1. Coordinating Conjunction

  2. Subordinating Conjunction

  3. Correlative Conjunction

Mari kita bahas satu per satu.


A. Coordinating Conjunction

Pengertian

Coordinating Conjunction adalah kata hubung yang digunakan untuk menghubungkan dua unsur yang memiliki kedudukan setara.

Unsur yang dihubungkan bisa berupa:

  • Kata dengan kata

  • Frasa dengan frasa

  • Klausa dengan klausa


Kata-Kata Coordinating Conjunction

Yang paling umum dikenal melalui singkatan FANBOYS:

HurufConjunctionFungsi
FForKarena
AAndDan
NNorJuga tidak
BButTetapi
OOrAtau
YYetNamun
SSoJadi

1. And

Digunakan untuk menambahkan informasi.

Contoh

I like coffee and tea.

Saya suka kopi dan teh.


She bought a book and a notebook.

Dia membeli buku dan buku catatan.


2. But

Digunakan untuk menunjukkan pertentangan.

Contoh

I am tired, but I will continue working.

Saya lelah, tetapi saya akan tetap bekerja.


3. Or

Digunakan untuk menunjukkan pilihan.

Contoh

Would you like tea or coffee?

Apakah kamu ingin teh atau kopi?


4. So

Digunakan untuk menunjukkan hasil atau akibat.

Contoh

It was raining, so we stayed at home.

Sedang hujan, jadi kami tetap di rumah.


B. Subordinating Conjunction

Pengertian

Subordinating Conjunction adalah kata hubung yang digunakan untuk menghubungkan independent clause (induk kalimat) dengan dependent clause (anak kalimat).

Anak kalimat tidak dapat berdiri sendiri dan membutuhkan induk kalimat agar maknanya lengkap.


Contoh

I stayed home because it was raining.

Pada kalimat tersebut:

  • I stayed home = Independent Clause

  • because it was raining = Dependent Clause

Kata because menghubungkan kedua bagian tersebut.


Jenis-Jenis Subordinating Conjunction

1. Because

Menunjukkan alasan.

Contoh

She was absent because she was sick.

Dia tidak hadir karena sakit.


2. Although

Menunjukkan pertentangan atau kontras.

Contoh

Although it was raining, they continued playing.

Meskipun hujan, mereka tetap bermain.


3. Before

Menunjukkan waktu sebelum sesuatu terjadi.

Contoh

Wash your hands before you eat.

Cuci tangan sebelum makan.


4. While

Menunjukkan dua kejadian yang berlangsung bersamaan.

Contoh

She listened to music while studying.

Dia mendengarkan musik saat belajar.


Subordinating Conjunction yang Sering Digunakan

ConjunctionFungsi
becausealasan
sincealasan/waktu
althoughpertentangan
thoughpertentangan
beforesebelum
aftersesudah
whileketika
whensaat
ifjika
unlesskecuali jika

C. Correlative Conjunction

Pengertian

Correlative Conjunction adalah pasangan kata hubung yang selalu digunakan bersama untuk menghubungkan dua unsur yang setara.

Berbeda dengan conjunction biasa yang hanya terdiri dari satu kata, correlative conjunction selalu muncul dalam bentuk pasangan.


1. Both...and

Menunjukkan bahwa dua hal sama-sama benar.

Contoh

Both John and Sarah passed the exam.

John dan Sarah sama-sama lulus ujian.


2. Either...or

Menunjukkan pilihan di antara dua kemungkinan.

Contoh

You can either stay here or come with us.

Kamu bisa tetap di sini atau ikut bersama kami.


3. Neither...nor

Menunjukkan bahwa dua-duanya tidak benar.

Contoh

Neither Tom nor Jack was present.

Baik Tom maupun Jack tidak hadir.


4. Not Only...But Also

Menunjukkan penambahan informasi yang kuat.

Contoh

She is not only smart but also hardworking.

Dia tidak hanya pintar tetapi juga pekerja keras.


Perbedaan Tiga Jenis Conjunction

JenisFungsi
Coordinating ConjunctionMenghubungkan unsur yang setara
Subordinating ConjunctionMenghubungkan induk kalimat dan anak kalimat
Correlative ConjunctionMenghubungkan unsur setara dengan pasangan kata

Kesalahan Umum dalam Penggunaan Conjunction

Salah

❌ Because I was tired.

Kalimat belum lengkap.

Benar

✅ Because I was tired, I went to bed early.


Salah

❌ Both John or Sarah came.

Benar

✅ Both John and Sarah came.


Salah

❌ Either tea and coffee.

Benar

✅ Either tea or coffee.


Ringkasan Materi Conjunction

Conjunction adalah kata hubung yang digunakan untuk menghubungkan kata, frasa, klausa, atau kalimat.

Tiga jenis conjunction yang paling penting adalah:

1. Coordinating Conjunction

Menghubungkan unsur yang setara.

Contoh:

  • and

  • but

  • or

  • so

2. Subordinating Conjunction

Menghubungkan induk kalimat dan anak kalimat.

Contoh:

  • because

  • although

  • before

  • while

3. Correlative Conjunction

Digunakan secara berpasangan.

Contoh:

  • both...and

  • either...or

  • neither...nor

  • not only...but also

Dengan memahami conjunction, kita dapat membuat kalimat yang lebih panjang, lebih alami, dan lebih mudah dipahami karena hubungan antaride menjadi jelas.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
Iklan Meguru English