15 Istilah dan Ekspresi Speaking untuk Diskusi Psikologi

 


Materi ini cocok digunakan dalam English Meeting Club, kelas psikologi, diskusi kesehatan mental, self-development, dan critical thinking.


1. From a psychological perspective...

Arti: Dari sudut pandang psikologi...

Pelafalan: from e sai-ko-lo-ji-kel per-spek-tiv

Contoh:

  1. From a psychological perspective, fear can be useful.

    • Pelafalan: from e sai-ko-lo-ji-kel per-spek-tiv, fir ken bi yuus-ful

    • Arti: Dari sudut pandang psikologi, rasa takut bisa bermanfaat.

  2. From a psychological perspective, habits shape behavior.

    • Pelafalan: from e sai-ko-lo-ji-kel per-spek-tiv, ha-bits sheip bi-hei-vyor

    • Arti: Dari sudut pandang psikologi, kebiasaan membentuk perilaku.

  3. From a psychological perspective, emotions influence decisions.

    • Pelafalan: i-mo-syens in-flu-ens di-si-zhens

    • Arti: Dari sudut pandang psikologi, emosi memengaruhi keputusan.


2. I think this behavior is caused by...

Arti: Saya pikir perilaku ini disebabkan oleh...

Pelafalan: ai thingk dhis bi-hei-vyor iz kozd bai

Contoh:

  1. I think this behavior is caused by stress.

  2. I think this behavior is caused by childhood experiences.

  3. I think this behavior is caused by social pressure.

Arti:

  • Saya pikir perilaku ini disebabkan oleh stres.

  • Saya pikir perilaku ini disebabkan oleh pengalaman masa kecil.

  • Saya pikir perilaku ini disebabkan oleh tekanan sosial.


3. What factors influence this behavior?

Arti: Faktor apa yang memengaruhi perilaku ini?

Pelafalan: wat fak-torz in-flu-ens dhis bi-hei-vyor

Contoh:

  1. What factors influence this behavior?

  2. What factors influence personality development?

  3. What factors influence self-esteem?

Arti:

  • Faktor apa yang memengaruhi perilaku ini?

  • Faktor apa yang memengaruhi perkembangan kepribadian?

  • Faktor apa yang memengaruhi harga diri?


4. How does this affect mental health?

Arti: Bagaimana hal ini memengaruhi kesehatan mental?

Pelafalan: hau daz dhis e-fekt men-tal helth

Contoh:

  1. How does social media affect mental health?

  2. How does loneliness affect mental health?

  3. How does stress affect mental health?

Arti:

  • Bagaimana media sosial memengaruhi kesehatan mental?

  • Bagaimana kesepian memengaruhi kesehatan mental?

  • Bagaimana stres memengaruhi kesehatan mental?


5. People tend to...

Arti: Orang cenderung...

Pelafalan: pi-pol tend tu

Contoh:

  1. People tend to avoid uncomfortable situations.

  2. People tend to seek social approval.

  3. People tend to remember emotional experiences.

Arti:

  • Orang cenderung menghindari situasi yang tidak nyaman.

  • Orang cenderung mencari penerimaan sosial.

  • Orang cenderung mengingat pengalaman emosional.


6. It may be related to...

Arti: Hal itu mungkin berhubungan dengan...

Pelafalan: it mei bi ri-lei-tid tu

Contoh:

  1. It may be related to anxiety.

  2. It may be related to trauma.

  3. It may be related to low self-confidence.

Arti:

  • Hal itu mungkin berhubungan dengan kecemasan.

  • Hal itu mungkin berhubungan dengan trauma.

  • Hal itu mungkin berhubungan dengan rendahnya rasa percaya diri.


7. In my experience...

Arti: Dalam pengalaman saya...

Pelafalan: in mai ik-spi-ri-ens

Contoh:

  1. In my experience, gratitude improves well-being.

  2. In my experience, support from friends is important.

  3. In my experience, exercise reduces stress.

Arti:

  • Dalam pengalaman saya, rasa syukur meningkatkan kesejahteraan.

  • Dalam pengalaman saya, dukungan teman sangat penting.

  • Dalam pengalaman saya, olahraga mengurangi stres.


8. Emotional intelligence plays an important role.

Arti: Kecerdasan emosional memainkan peran penting.

Pelafalan: i-mo-syo-nal in-te-li-jens pleiz en im-por-tent rol

Contoh:

  1. Emotional intelligence plays an important role in leadership.

  2. Emotional intelligence plays an important role in relationships.

  3. Emotional intelligence plays an important role in communication.

Arti:

  • Kecerdasan emosional berperan penting dalam kepemimpinan.

  • Kecerdasan emosional berperan penting dalam hubungan.

  • Kecerdasan emosional berperan penting dalam komunikasi.


9. I can relate to that.

Arti: Saya bisa memahami atau merasakan hal itu.

Pelafalan: ai ken ri-leit tu dhat

Contoh:

  1. I can relate to that feeling.

  2. I can relate to that experience.

  3. I can relate to that struggle.

Arti:

  • Saya bisa memahami perasaan itu.

  • Saya bisa memahami pengalaman itu.

  • Saya bisa memahami perjuangan itu.


10. That sounds like a coping mechanism.

Arti: Itu terdengar seperti mekanisme coping (cara menghadapi masalah).

Pelafalan: dhat saundz laik e ko-ping me-ke-niz-em

Contoh:

  1. That sounds like a coping mechanism for stress.

  2. That sounds like a coping mechanism for anxiety.

  3. That sounds like a coping mechanism developed in childhood.

Arti:

  • Itu terdengar seperti cara menghadapi stres.

  • Itu terdengar seperti cara menghadapi kecemasan.

  • Itu terdengar seperti mekanisme yang berkembang sejak masa kecil.


11. Self-awareness is essential.

Arti: Kesadaran diri sangat penting.

Pelafalan: self e-wer-nes iz i-sen-syel

Contoh:

  1. Self-awareness is essential for personal growth.

  2. Self-awareness is essential in relationships.

  3. Self-awareness is essential for emotional regulation.

Arti:

  • Kesadaran diri penting untuk pertumbuhan pribadi.

  • Kesadaran diri penting dalam hubungan.

  • Kesadaran diri penting untuk mengendalikan emosi.


12. What do you think triggers this reaction?

Arti: Menurut Anda apa yang memicu reaksi ini?

Pelafalan: wat du yu thingk tri-gerz dhis ri-ak-syen

Contoh:

  1. What do you think triggers this reaction?

  2. What do you think triggers anxiety?

  3. What do you think triggers anger?

Arti:

  • Menurut Anda apa yang memicu reaksi ini?

  • Menurut Anda apa yang memicu kecemasan?

  • Menurut Anda apa yang memicu kemarahan?


13. Everyone responds differently.

Arti: Setiap orang merespons secara berbeda.

Pelafalan: ev-ri-wan ri-spondz di-fe-rent-li

Contoh:

  1. Everyone responds differently to stress.

  2. Everyone responds differently to criticism.

  3. Everyone responds differently to failure.

Arti:

  • Setiap orang merespons stres secara berbeda.

  • Setiap orang merespons kritik secara berbeda.

  • Setiap orang merespons kegagalan secara berbeda.


14. There may be underlying reasons.

Arti: Mungkin ada alasan yang mendasarinya.

Pelafalan: dher mei bi an-der-lai-ing ri-zens

Contoh:

  1. There may be underlying reasons for that behavior.

  2. There may be underlying reasons for his anger.

  3. There may be underlying reasons for her decision.

Arti:

  • Mungkin ada alasan yang mendasari perilaku itu.

  • Mungkin ada alasan yang mendasari kemarahannya.

  • Mungkin ada alasan yang mendasari keputusannya.


15. It's important not to judge too quickly.

Arti: Penting untuk tidak menghakimi terlalu cepat.

Pelafalan: its im-por-tent not tu jadj tu kwik-li

Contoh:

  1. It's important not to judge too quickly.

  2. It's important not to judge people based on appearances.

  3. It's important not to judge someone's struggles.

Arti:

  • Penting untuk tidak menghakimi terlalu cepat.

  • Penting untuk tidak menghakimi orang berdasarkan penampilan.

  • Penting untuk tidak menghakimi perjuangan seseorang.


Bonus: Pertanyaan Diskusi Psikologi

  1. What causes people to procrastinate?

    • Apa yang menyebabkan orang suka menunda-nunda?

  2. Can childhood experiences shape adult personality?

    • Bisakah pengalaman masa kecil membentuk kepribadian saat dewasa?

  3. What is the difference between confidence and arrogance?

    • Apa perbedaan antara percaya diri dan kesombongan?

  4. Why do people seek validation from others?

    • Mengapa orang mencari pengakuan dari orang lain?

  5. Can social media affect our self-esteem?

    • Bisakah media sosial memengaruhi harga diri kita?

  6. What makes people happy in the long term?

    • Apa yang membuat orang bahagia dalam jangka panjang?

  7. Is emotional intelligence more important than IQ?

    • Apakah kecerdasan emosional lebih penting daripada IQ?

  8. Why do people fear failure?

    • Mengapa orang takut gagal?

  9. How can we manage stress effectively?

    • Bagaimana kita dapat mengelola stres secara efektif?

  10. What are the signs of a healthy relationship?

  • Apa tanda-tanda hubungan yang sehat?

Materi ini sangat cocok untuk peserta level Intermediate hingga Upper-Intermediate karena banyak menggunakan kosakata psikologi yang umum muncul dalam diskusi akademik maupun percakapan sehari-hari.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
Iklan Meguru English