I Have a Dream by Martin Luther King Jr. | 1963



_____________

Five score years ago, a great American, in whose symbolic shadow we stand today, signed the Emancipation Proclamation. This momentous decree came as a great beacon light of hope to millions of Negro slaves who had been seared in the flames of withering injustice. It came as a joyous daybreak to end the long night of their captivity.

I say to you today, my friends, that even though we face the difficulties of today and tomorrow, I still have a dream. It is a dream deeply rooted in the American dream.

I have a dream that one day this nation will rise up and live out the true meaning of its creed: “We hold these truths to be self-evident, that all men are created equal.”

I have a dream that one day on the red hills of Georgia, the sons of former slaves and the sons of former slave owners will be able to sit down together at the table of brotherhood.

I have a dream that one day even the state of Mississippi, a state sweltering with the heat of injustice, sweltering with the heat of oppression, will be transformed into an oasis of freedom and justice.

I have a dream that my four little children will one day live in a nation where they will not be judged by the color of their skin but by the content of their character. I have a dream today.

I have a dream that one day, down in Alabama, with its vicious racists, one day right there in Alabama, little black boys and black girls will be able to join hands with little white boys and white girls as sisters and brothers. I have a dream today.

I have a dream that one day every valley shall be exalted, every hill and mountain shall be made low, the rough places will be made plain, and the crooked places will be made straight, and the glory of the Lord shall be revealed, and all flesh shall see it together.

This is our hope. With this faith, we will be able to hew out of the mountain of despair a stone of hope. With this faith, we will be able to transform the jangling discords of our nation into a beautiful symphony of brotherhood. With this faith, we will be able to work together, to pray together, to struggle together, to go to jail together, to stand up for freedom together, knowing that we will be free one day.

And when this happens, and when we allow freedom ring, when we let it ring from every village and every hamlet, from every state and every city, we will be able to speed up that day when all of God’s children, black men and white men, Jews and Gentiles, Protestants and Catholics, will be able to join hands and sing in the words of the old Negro spiritual: “Free at last! Free at last! Thank God Almighty, we are free at last!”

________



Terjemahan Bahasa Indonesia


Seratus tahun yang lalu, seorang Amerika yang agung, yang bayang-bayang simbolisnya menaungi kita hari ini, menandatangani Proklamasi Emansipasi. Dekret bersejarah ini menjadi cahaya mercusuar harapan bagi jutaan budak kulit hitam yang telah terbakar oleh api ketidakadilan yang melumpuhkan. Peristiwa itu datang seperti fajar yang penuh sukacita untuk mengakhiri malam panjang penawanan mereka.

Saya mengatakan kepada Anda hari ini, sahabat-sahabat saya, bahwa meskipun kita menghadapi kesulitan hari ini dan esok hari, saya tetap memiliki sebuah mimpi. Mimpi itu berakar kuat pada impian Amerika.

Saya memiliki mimpi bahwa suatu hari bangsa ini akan bangkit dan menjalankan makna sejati dari keyakinannya: "Kami memegang kebenaran ini sebagai sesuatu yang nyata dengan sendirinya, bahwa semua manusia diciptakan setara."

Saya memiliki mimpi bahwa suatu hari di perbukitan merah Georgia, anak-anak dari mantan budak dan anak-anak dari mantan pemilik budak akan dapat duduk bersama di meja persaudaraan.

Saya memiliki mimpi bahwa suatu hari bahkan negara bagian Mississippi, sebuah wilayah yang terik oleh panasnya ketidakadilan dan penindasan, akan berubah menjadi sebuah oasis kebebasan dan keadilan.

Saya memiliki mimpi bahwa keempat anak kecil saya suatu hari akan hidup di sebuah bangsa di mana mereka tidak akan dinilai berdasarkan warna kulit mereka, melainkan berdasarkan isi karakter mereka. Saya memiliki mimpi hari ini.

Saya memiliki mimpi bahwa suatu hari, di Alabama, dengan para rasis yang kejam, tepat di sana di Alabama, anak-anak laki-laki dan perempuan kulit hitam akan dapat bergandengan tangan dengan anak-anak laki-laki dan perempuan kulit putih sebagai saudara dan saudari. Saya memiliki mimpi hari ini.

Saya memiliki mimpi bahwa suatu hari setiap lembah akan ditinggikan, setiap bukit dan gunung akan diratakan, tempat-tempat yang kasar akan dibuat menjadi datar, dan jalan-jalan yang berliku akan diluruskan, dan kemuliaan Tuhan akan dinyatakan, serta seluruh umat manusia akan melihatnya bersama-sama.

Inilah harapan kita. Dengan keyakinan ini, kita akan mampu memahat dari gunung keputusasaan sebuah batu harapan. Dengan keyakinan ini, kita akan mampu mengubah suara-suara sumbang bangsa kita menjadi sebuah simfoni persaudaraan yang indah. Dengan keyakinan ini, kita akan mampu bekerja bersama, berdoa bersama, berjuang bersama, dipenjara bersama, dan membela kebebasan bersama, dengan mengetahui bahwa suatu hari nanti kita akan merdeka.

Dan ketika hal itu terjadi, ketika kita membiarkan lonceng kebebasan berdentang, ketika kita membiarkannya berdentang dari setiap desa dan kampung kecil, dari setiap negara bagian dan setiap kota, kita akan dapat mempercepat datangnya hari ketika semua anak-anak Tuhan, laki-laki kulit hitam dan kulit putih, Yahudi dan non-Yahudi, Protestan dan Katolik, dapat bergandengan tangan dan menyanyikan kata-kata dari nyanyian spiritual lama orang kulit hitam:

"Akhirnya bebas! Akhirnya bebas! Syukur kepada Tuhan Yang Mahakuasa, akhirnya kita bebas!"



15 Kosakata Penting

Bahasa Inggris

Arti Bahasa Indonesia

Emancipation

Pembebasan

Proclamation

Proklamasi / Deklarasi resmi

Beacon

Mercusuar / Sinar penuntun

Captivity

Penawanan

Creed

Keyakinan dasar / Prinsip

Brotherhood

Persaudaraan

Oppression

Penindasan

Oasis

Oasis, tempat yang memberi harapan

Judged

Dinilai

Character

Karakter

Racist

Rasis

Exalted

Ditinggikan

Despair

Keputusasaan

Symphony

Simfoni

Freedom

Kebebasan



Catatan:
Teks ini merupakan bagian dari pidato terkenal "I Have a Dream" yang disampaikan oleh Martin Luther King Jr. pada March on Washington tanggal 28 Agustus 1963. Pidato ini menjadi salah satu pidato paling berpengaruh dalam sejarah perjuangan hak-hak sipil di United States.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
Iklan Meguru English