Jenis Kalimat Berdasarkan Subject (Subjek)

Siswa sedang belajar bahasa Inggris mempelajari jenis kalimat
 

Dalam bahasa Inggris, kalimat juga dapat dibedakan berdasarkan hubungan antara subjek dan tindakan (verb) yang terjadi dalam kalimat.

Berdasarkan sudut pandang subjek, terdapat dua jenis kalimat utama:

  1. Active Sentence (Kalimat Aktif)

  2. Passive Sentence (Kalimat Pasif)

Memahami kedua bentuk ini sangat penting karena sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, tulisan akademik, berita, laporan, dan berbagai jenis teks lainnya.


Memahami Hubungan Subject dan Verb

Sebelum mempelajari Active dan Passive Sentence, pahami terlebih dahulu konsep berikut:

Dalam sebuah tindakan biasanya ada tiga unsur:

  • Pelaku (Doer)

  • Tindakan (Action)

  • Penerima Tindakan (Receiver)

Perhatikan contoh berikut:

The boy kicked the ball.

(Anak laki-laki itu menendang bola.)

Analisis:

  • Pelaku = The boy

  • Tindakan = kicked

  • Penerima tindakan = the ball

Karena subjek (The boy) melakukan tindakan, maka kalimat ini disebut Active Sentence.


1. Active Sentence (Kalimat Aktif)

Apa Itu Active Sentence?

Active Sentence adalah kalimat yang subjeknya melakukan tindakan.

Dengan kata lain:

Subjek = Pelaku Tindakan

Bentuk aktif adalah bentuk yang paling sering digunakan dalam bahasa Inggris karena lebih langsung, jelas, dan mudah dipahami.


Rumus Dasar Active Sentence

Untuk Verba Transitif

Subject + Verb + Object


Contoh

The boy kicked the ball.

(Anak laki-laki itu menendang bola.)

Analisis:

  • Subject = The boy

  • Verb = kicked

  • Object = the ball

Subjek melakukan tindakan menendang.


Sarah writes a letter.

(Sarah menulis sebuah surat.)

Analisis:

  • Subject = Sarah

  • Verb = writes

  • Object = a letter


My father repaired the motorcycle.

(Ayah saya memperbaiki sepeda motor itu.)

Analisis:

  • Subject = My father

  • Verb = repaired

  • Object = the motorcycle


Jenis Active Verb

Active Verb dibagi menjadi dua kelompok utama:

A. Transitive Active Verb

Apa Itu Transitive Verb?

Transitive Verb adalah kata kerja yang membutuhkan objek agar maknanya lengkap.

Jika objek dihilangkan, maknanya terasa belum selesai.


Pola

Subject + Transitive Verb + Object


Contoh 1

The boy kicked the ball.

(Anak laki-laki itu menendang bola.)

Jika hanya mengatakan:

The boy kicked.

Kalimatnya memang masih bisa dipahami secara gramatikal, tetapi informasi tentang apa yang ditendang hilang.


Contoh 2

Dina bought a new laptop.

(Dina membeli laptop baru.)

Analisis:

  • Subject = Dina

  • Verb = bought

  • Object = a new laptop


Contoh 3

The teacher explained the lesson.

(Guru menjelaskan pelajaran tersebut.)

Analisis:

  • Subject = The teacher

  • Verb = explained

  • Object = the lesson


Kata Kerja Transitif yang Umum

VerbArti
buymembeli
eatmakan
writemenulis
readmembaca
watchmenonton
openmembuka
closemenutup
explainmenjelaskan
repairmemperbaiki
buildmembangun

B. Intransitive Active Verb

Apa Itu Intransitive Verb?

Intransitive Verb adalah kata kerja yang tidak memerlukan objek.

Maknanya sudah lengkap meskipun tidak diikuti objek.


Pola

Subject + Intransitive Verb


Contoh

The baby cried.

(Bayi itu menangis.)

Analisis:

  • Subject = The baby

  • Verb = cried

Tidak ada objek.

Kalimat sudah lengkap.


Contoh

They arrived late.

(Mereka tiba terlambat.)

Analisis:

  • Subject = They

  • Verb = arrived

  • Adverb = late

Tidak membutuhkan objek.


Contoh

The children laughed loudly.

(Anak-anak tertawa dengan keras.)

Analisis:

  • Subject = The children

  • Verb = laughed

  • Adverb = loudly


Catatan Penting

Pada materi awal terdapat contoh:

We are outside the house.

(Kami berada di luar rumah.)

Contoh ini sebenarnya bukan contoh yang tepat untuk menjelaskan Intransitive Active Verb.

Alasannya:

  • Kata kerja utama di sini adalah are (to be).

  • "outside the house" adalah keterangan tempat.

Kalimat ini termasuk Nominal Sentence, bukan contoh khas Intransitive Verb.

Contoh yang lebih tepat:

  • We arrived early.

  • They laughed loudly.

  • The baby slept peacefully.


Perbedaan Transitive dan Intransitive Verb

Transitive VerbIntransitive Verb
Membutuhkan objekTidak membutuhkan objek
Subject + Verb + ObjectSubject + Verb
She opened the door.She laughed.
They watched a movie.They arrived.

2. Passive Sentence (Kalimat Pasif)

Apa Itu Passive Sentence?

Passive Sentence adalah kalimat yang subjeknya menerima tindakan.

Dengan kata lain:

Subjek = Penerima Tindakan

Fokus kalimat tidak lagi pada pelaku, tetapi pada objek yang dikenai tindakan.


Rumus Dasar Passive Sentence

Subject + To Be + Verb 3 (Past Participle)

Jika ingin menyebut pelakunya:

Subject + To Be + Verb 3 + by + Agent


Contoh

Active

The bank counted the money.

(Bank menghitung uang tersebut.)

Analisis:

  • Subject = The bank

  • Verb = counted

  • Object = the money


Passive

The money was counted by the bank.

(Uang tersebut dihitung oleh bank.)

Analisis:

  • Subject = The money

  • To Be = was

  • Verb 3 = counted

  • Agent = by the bank

Pada kalimat pasif, fokus berpindah ke the money.


Cara Mengubah Active Menjadi Passive

Perhatikan langkah-langkah berikut:

Active

The chef cooked the meal.

(Koki memasak makanan itu.)

Analisis:

  • Subject = The chef

  • Verb = cooked

  • Object = the meal


Langkah 1

Objek menjadi subjek baru.

The meal


Langkah 2

Tambahkan to be sesuai tense.

was


Langkah 3

Gunakan Verb 3.

cooked


Langkah 4

Tambahkan pelaku dengan "by" (opsional).

by the chef


Passive

The meal was cooked by the chef.

(Makanan itu dimasak oleh koki.)


Mengapa Passive Voice Digunakan?

Passive Voice digunakan ketika:

1. Pelaku Tidak Diketahui

My bicycle was stolen yesterday.

(Sepeda saya dicuri kemarin.)

Kita tidak tahu siapa pencurinya.


2. Pelaku Tidak Penting

The road was repaired last month.

(Jalan itu diperbaiki bulan lalu.)

Yang penting adalah jalan telah diperbaiki, bukan siapa yang memperbaikinya.


3. Fokus pada Hasil atau Objek

The project was completed successfully.

(Proyek itu berhasil diselesaikan.)

Fokus pada proyek, bukan pelakunya.


Perbandingan Active dan Passive Sentence

Active

The manager approved the proposal.

(Manajer menyetujui proposal tersebut.)

Fokus:

➡️ Manager


Passive

The proposal was approved by the manager.

(Proposal tersebut disetujui oleh manajer.)

Fokus:

➡️ Proposal


Active

The students cleaned the classroom.

(Siswa-siswa membersihkan kelas.)

Passive

The classroom was cleaned by the students.

(Kelas dibersihkan oleh siswa-siswa.)


Tabel Ringkasan Active dan Passive

Active SentencePassive Sentence
Subjek melakukan tindakanSubjek menerima tindakan
Fokus pada pelakuFokus pada penerima tindakan
Subject + Verb + ObjectSubject + To Be + Verb 3
The teacher explained the lesson.The lesson was explained by the teacher.
Sarah wrote a letter.A letter was written by Sarah.

Cara Mudah Mengingat

Lihat siapa yang menjadi subjek.

Jika subjek melakukan tindakan

➡️ Active Sentence

The dog chased the cat.

(Anjing mengejar kucing.)

Subjek = anjing (pelaku)


Jika subjek menerima tindakan

➡️ Passive Sentence

The cat was chased by the dog.

(Kucing dikejar oleh anjing.)

Subjek = kucing (penerima tindakan)


Ringkasan Akhir

Active Sentence

  • Subjek melakukan tindakan.

  • Lebih umum digunakan dalam percakapan sehari-hari.

  • Biasanya lebih singkat dan langsung.

Passive Sentence

  • Subjek menerima tindakan.

  • Digunakan ketika fokus ingin diberikan kepada objek atau hasil suatu tindakan.

  • Sering ditemukan dalam laporan, berita, karya ilmiah, dan tulisan formal.

Dengan memahami Active dan Passive Sentence, Anda akan lebih mudah mengubah sudut pandang sebuah kalimat, memahami teks bahasa Inggris yang lebih kompleks, dan meningkatkan kemampuan writing serta grammar secara keseluruhan.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
Iklan Meguru English