Strategi Terbukti yang Bisa Kamu Terapkan
Bagi banyak mahasiswa dan profesional muda, skor TOEFL ITP 600+ adalah sebuah pencapaian yang prestisius. Angka ini menunjukkan bahwa seseorang memiliki kemampuan bahasa Inggris akademik yang kuat dan siap bersaing di tingkat internasional.
TOEFL ITP (Test of English as a Foreign Language - Institutional Testing Program) merupakan tes yang banyak digunakan oleh universitas, lembaga beasiswa, dan perusahaan untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris seseorang. Karena itu, skor TOEFL ITP sering menjadi salah satu syarat penting untuk:
Mendaftar beasiswa luar negeri
Mengikuti sidang skripsi atau tesis
Melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi
Melamar pekerjaan di perusahaan nasional maupun multinasional
Kabar baiknya, skor 600+ bukan sesuatu yang hanya bisa diraih oleh "orang berbakat bahasa Inggris". Dengan strategi yang tepat, latihan yang terarah, dan konsistensi belajar, target tersebut sangat mungkin dicapai.
Mari kita bahas langkah demi langkahnya.
A. Kenali Struktur TOEFL ITP Terlebih Dahulu
Sebelum berbicara tentang strategi, kamu harus memahami medan yang akan dihadapi.
TOEFL ITP terdiri dari tiga bagian utama:
1. Listening Comprehension
50 soal | ±35 menit
Bagian ini mengukur kemampuan memahami percakapan dan penjelasan dalam bahasa Inggris.
Yang diuji meliputi:
Ide utama percakapan
Informasi penting
Kesimpulan pembicaraan
Maksud tersirat pembicara
Tantangan utama:
Audio hanya diputar satu kali. Jika kehilangan fokus beberapa detik saja, kamu bisa kehilangan informasi penting.
2. Structure and Written Expression
40 soal | ±25 menit
Bagian ini menguji kemampuan grammar atau tata bahasa Inggris.
Jenis soal yang biasanya muncul:
Melengkapi kalimat yang belum lengkap
Menemukan kesalahan tata bahasa dalam kalimat
Tantangan utama:
Banyak peserta sebenarnya memahami grammar, tetapi kesulitan mengerjakan soal dengan cepat karena kurang mengenali pola yang sering muncul.
3. Reading Comprehension
50 soal | ±55 menit
Bagian ini menguji kemampuan membaca teks akademik dan memahami isinya.
Yang biasanya ditanyakan:
Ide pokok paragraf
Informasi rinci
Makna kosakata dalam konteks
Kesimpulan isi bacaan
Tantangan utama:
Teks yang panjang membuat peserta kehabisan waktu jika membaca terlalu detail sejak awal.
Berapa Target yang Harus Dicapai?
Skor TOEFL ITP berkisar antara 310 hingga 677.
Untuk mencapai skor 600+, umumnya kamu perlu memperoleh performa yang kuat di ketiga section sekaligus.
Kesalahan yang sering dilakukan peserta adalah terlalu fokus pada satu bagian, misalnya grammar, tetapi mengabaikan listening atau reading.
Padahal, ketiga bagian memiliki kontribusi yang sama penting terhadap skor akhir.
B. Strategi Efektif untuk Setiap Bagian
1. Listening Comprehension
Fokus pada Ide Utama, Bukan Setiap Kata
Kesalahan terbesar saat listening adalah berusaha memahami semua kata yang didengar.
Padahal, native speaker pun tidak selalu menangkap setiap kata secara sempurna.
Yang lebih penting adalah memahami:
Siapa yang berbicara
Apa topik pembicaraannya
Apa tujuan pembicaraan tersebut
Perhatikan kata-kata transisi
Kata seperti:
however
therefore
nevertheless
in contrast
on the other hand
sering menjadi petunjuk perubahan informasi yang penting.
Biasakan mendengar bahasa Inggris setiap hari
Sumber latihan yang bisa digunakan:
TOEFL Listening Practice
Podcast pendidikan
TED Talks
BBC Learning English
Latih kemampuan mencatat cepat
Tuliskan hanya kata kunci penting, misalnya:
"Professor → exam postponed → next Monday"
Bukan menulis kalimat lengkap.
Semakin sering berlatih, otak akan semakin terbiasa mengenali pola percakapan bahasa Inggris.
2. Structure and Written Expression
Kuasai Pola Grammar yang Paling Sering Muncul
Banyak soal TOEFL sebenarnya berulang dalam bentuk yang berbeda.
Karena itu, fokuslah pada pola-pola berikut:
Kalimat Dasar
Subject + Verb
Subject + Verb + Object
Clause
Noun Clause
Adjective Clause
Adverb Clause
Agreement
Subject-Verb Agreement
Singular dan Plural Noun
Tenses Dasar
Simple Present
Simple Past
Present Perfect
Kenali Kata Kunci Penting
Contoh:
Setelah "to"
→ gunakan verb bentuk pertama
Contoh:
to go
to study
to learn
Bukan:
to went
to studying
Setelah "although"
→ harus diikuti kalimat lengkap
Contoh:
Although he was tired, he continued working.
Setelah preposition
→ gunakan noun atau gerund (-ing)
Contoh:
after studying
before leaving
Buat Grammar Notebook
Catat setiap kesalahan yang sering kamu lakukan.
Misalnya:
❌ He go to school every day.
✅ He goes to school every day.
Kesalahan yang dicatat biasanya lebih mudah diingat dibanding aturan yang hanya dibaca.
3. Reading Comprehension
Jangan Membaca Terlalu Detail di Awal
Banyak peserta kehabisan waktu karena membaca seluruh teks kata demi kata.
Gunakan dua teknik berikut:
Skimming
Membaca cepat untuk menemukan ide utama.
Fokus pada:
Judul
Kalimat pertama paragraf
Kalimat terakhir paragraf
Tujuannya memahami gambaran besar teks.
Scanning
Mencari informasi spesifik.
Misalnya soal menanyakan:
"When was the experiment conducted?"
Langsung cari kata "experiment" atau informasi yang terkait, tanpa membaca ulang seluruh teks.
Latihan dengan Timer
Targetkan waktu latihan sesuai kondisi ujian sebenarnya.
Karena dalam TOEFL, manajemen waktu sama pentingnya dengan kemampuan bahasa Inggris.
C. Pola Belajar Harian yang Efektif
Banyak orang gagal bukan karena kurang pintar, tetapi karena belajar tidak teratur.
Lebih baik belajar satu jam setiap hari daripada enam jam sekaligus seminggu sekali.
Berikut contoh jadwal yang bisa diterapkan:
| Hari | Fokus | Durasi |
|---|---|---|
| Senin | Listening Practice | 1 jam |
| Selasa | Structure & Grammar | 1 jam |
| Rabu | Reading Comprehension | 1 jam |
| Kamis | Review Kesalahan | 1 jam |
| Jumat | Mini Mock Test | 1 jam |
| Sabtu | Vocabulary & Idiom | 1 jam |
| Minggu | English Exposure | Fleksibel |
Setiap Minggu Lakukan Evaluasi
Tanyakan pada diri sendiri:
Bagian mana yang paling lemah?
Soal apa yang paling sering salah?
Apakah skor minggu ini naik dibanding minggu lalu?
Dengan evaluasi rutin, proses belajar menjadi jauh lebih terarah.
D. Kelola Waktu dan Fokus Mental
TOEFL ITP bukan hanya menguji kemampuan bahasa Inggris.
Tes ini juga menguji:
Fokus
Konsentrasi
Ketahanan mental
Karena itu, biasakan melakukan simulasi tes lengkap selama sekitar dua jam tanpa jeda panjang.
Tujuannya agar otak terbiasa bekerja dalam kondisi yang sama seperti saat ujian sebenarnya.
Sebelum Hari Tes
Pastikan:
✅ Tidur cukup
✅ Sarapan ringan
✅ Datang lebih awal
✅ Membawa perlengkapan yang diperlukan
Saat Mulai Gugup
Gunakan teknik pernapasan sederhana:
Tarik napas selama 3 detik
Tahan selama 2 detik
Hembuskan perlahan selama 4–5 detik
Teknik ini membantu menenangkan sistem saraf dan meningkatkan fokus.
E. Gunakan Sumber Belajar yang Tepat
Tidak semua soal TOEFL di internet memiliki kualitas yang baik.
Sebaiknya gunakan sumber yang sudah terbukti dan mendekati format ujian asli.
Beberapa rekomendasi:
The Complete Guide to the TOEFL Test (ITP Edition)
Bruce Rogers
Longman Preparation Course for the TOEFL Test: ITP Edition
Deborah Phillips
Materi TOEFL ITP Preparation
dari lembaga bahasa atau pusat pelatihan TOEFL yang terpercaya
Menggunakan sumber yang tepat akan membuatmu lebih familiar dengan karakter soal yang sesungguhnya.
F. Jadikan Bahasa Inggris Bagian dari Kehidupan Sehari-hari
Belajar TOEFL tidak harus selalu membuka buku latihan.
Kamu juga bisa meningkatkan kemampuan bahasa Inggris melalui aktivitas sederhana:
Menonton film dengan subtitle bahasa Inggris
Mendengarkan podcast berbahasa Inggris
Membaca artikel internasional
Menulis jurnal harian dalam bahasa Inggris
Mengikuti akun edukasi bahasa Inggris di media sosial
Semakin sering kamu berinteraksi dengan bahasa Inggris, semakin cepat kemampuanmu berkembang secara alami.
Penutup
Meraih skor 600+ TOEFL ITP memang membutuhkan usaha, tetapi bukan sesuatu yang mustahil.
Kuncinya bukan belajar terlalu keras dalam waktu singkat, melainkan belajar secara konsisten dalam jangka panjang.
Mulailah dari langkah kecil:
10 soal listening setiap hari
20 menit membaca artikel bahasa Inggris
Menghafal 10 kosakata baru setiap hari
Jika dilakukan terus-menerus, hasilnya akan terakumulasi menjadi peningkatan skor yang signifikan.
Ingat, skor tinggi bukan lahir dari motivasi sesaat, tetapi dari disiplin yang dijaga setiap hari.
Consistency beats intensity.
Belajar sedikit setiap hari akan membawa hasil yang jauh lebih besar dibandingkan dengan belajar mati-matian hanya beberapa hari sebelum ujian. Teman-teman juga dapat mempersiapkan diri dengan mengikuti kursus persiapan TOEFL di MEGURU ENGLISH. Kunjungi lamannya untuk info selengkapnya. Klik di sini!
