Belajar bahasa Inggris akan jauh lebih mudah jika dilakukan berurutan, seperti membangun rumah: pondasi dulu, lalu dinding, baru atap. Banyak orang langsung belajar grammar yang rumit, padahal yang lebih penting adalah memahami dan menggunakan bahasa setiap hari.
Tahap 1: Kuasai Kosakata Dasar (Vocabulary)
Tujuan: Mengenal 500–1000 kata yang paling sering digunakan.
Mulailah dari:
Angka (one, two, three)
Warna (red, blue, green)
Keluarga (father, mother, sister)
Benda sehari-hari (table, phone, book)
Aktivitas (eat, sleep, study)
Contoh:
I eat rice. = Saya makan nasi.
This is my book. = Ini buku saya.
Kenapa penting?
Grammar tidak berguna jika tidak punya kata-kata untuk digunakan.
Target: 10–20 kata baru per hari.
Tahap 2: Belajar Kalimat Sederhana
Setelah punya kosakata dasar, mulai membuat kalimat.
Pola paling sederhana:
Subject + Verb + Object
Contoh:
I drink water.
She likes music.
They play football.
Jangan fokus pada grammar yang rumit dulu.
Target: Bisa membuat 20–50 kalimat sederhana sendiri.
Tahap 3: Pelajari Tenses yang Paling Penting
Tidak perlu menghafal 16 tenses sekaligus.
Urutannya:
1. Simple Present
Untuk kebiasaan.
I study English every day.
She works in a bank.
2. Simple Past
Untuk kejadian yang sudah selesai.
I visited Jakarta yesterday.
They played football last week.
3. Simple Future
Untuk rencana atau masa depan.
I will learn English tomorrow.
She will come later.
Setelah tiga ini lancar, baru lanjut ke:
Present Continuous
Present Perfect
Tenses lainnya
Tahap 4: Latih Listening (Mendengar)
Banyak orang bisa membaca tapi tidak mengerti saat mendengar orang berbicara.
Mulailah dari:
Lagu bahasa Inggris yang sederhana
Video anak-anak
Podcast pemula
Film dengan subtitle Inggris
Cara latihan:
Dengarkan.
Ulangi kalimatnya.
Cari arti kata yang tidak tahu.
Contoh:
Hello, how are you?
Nice to meet you.
Dengarkan berulang sampai telinga terbiasa.
Tahap 5: Latih Speaking (Berbicara)
Jangan menunggu grammar sempurna.
Mulai dari kalimat pendek:
My name is Andi.
I am 20 years old.
I live in Indonesia.
I like coffee.
Lalu naik ke:
Menceritakan aktivitas harian.
Menceritakan pengalaman.
Menjelaskan pendapat.
Tips:
Rekam suara sendiri.
Bicara di depan cermin.
Tirukan penutur asli (shadowing).
Tahap 6: Belajar Grammar Secara Bertahap
Setelah bisa membuat kalimat dasar, pelajari:
Pronouns (I, You, He, She)
To Be (am, is, are)
Articles (a, an, the)
Prepositions (in, on, at)
Conjunctions (and, but, because)
Modal verbs (can, should, must)
Relative clauses
Grammar sebaiknya dipelajari saat dibutuhkan, bukan dihafal semuanya sekaligus.
Tahap 7: Membaca (Reading)
Mulai dari:
Cerita anak-anak
Artikel pendek
Berita sederhana
Saat membaca:
Jangan buka kamus untuk setiap kata.
Fokus memahami ide utama.
Contoh:
Jika ada 100 kata dan tidak tahu 5 kata, lanjutkan membaca.
Tahap 8: Menulis (Writing)
Mulai dari yang sederhana:
Level 1
Tulis 5 kalimat tentang diri sendiri.
Contoh:
My name is Budi.
I live in Makassar.
I like reading books.
Level 2
Tulis diary harian.
Contoh:
Today I woke up at 6 a.m. I went to work and met my friends.
Level 3
Tulis opini dan cerita yang lebih panjang.
Tahap 9: Mulai Berpikir dalam Bahasa Inggris
Banyak orang menerjemahkan dari Indonesia → Inggris di kepala.
Cobalah langsung berpikir:
❌ "Saya lapar" → terjemahkan → "I am hungry"
✅ Langsung muncul:
"I am hungry."
Latihan:
Saat melihat sesuatu, sebutkan dalam bahasa Inggris.
Contoh:
That's a chair.
The weather is hot.
I need water.
Tahap 10: Gunakan Setiap Hari
Kunci terbesar bukan bakat, melainkan konsistensi.
Rutinitas 30–60 menit per hari:
10 menit kosakata
10 menit grammar
15 menit listening
10 menit speaking
10 menit reading/writing
Lebih baik 30 menit setiap hari selama 1 tahun daripada 5 jam seminggu sekali.
Ringkasan Urutan Belajar
Kosakata dasar
Kalimat sederhana
Simple Present, Past, Future
Listening
Speaking
Grammar bertahap
Reading
Writing
Berpikir dalam bahasa Inggris
Praktik setiap hari
Jika Anda benar-benar pemula, fokuslah selama 1–2 bulan pertama hanya pada kosakata + kalimat sederhana + listening, karena tiga hal ini adalah fondasi yang membuat tahap berikutnya jauh lebih mudah.
