Prophet Nuh (AS), The Patience to Build the Ark Despite the Mockery
English
Allah sent Prophet Nuh (AS) to invite his people to worship Him alone. However, his people were stubborn. They worshipped idols and rejected Nuh's message for hundreds of years. Yes, you read that correctly—Prophet Nuh preached for 950 years.
Every day, Nuh invited them in different ways. Sometimes he spoke publicly, sometimes privately. Sometimes during the day, and sometimes at night. Yet their response was always the same. They covered their ears, turned away, and refused to listen.
Finally, Allah commanded Nuh to build a huge ship, an ark, on dry land far from the sea. Imagine how strange it looked. An old man was building a giant ship where there was no water at all!
His people laughed at him.
"Nuh has gone crazy! Why are you building a ship on dry land?"
They mocked him every day, but Nuh never gave up. He continued hammering one piece of wood after another, paying no attention to their insults.
When the ark was finished, Allah commanded Nuh to bring a pair of every kind of animal and all the believers into the ark. Then the sky poured down heavy rain unlike anything people had ever seen. Water also burst forth from the earth. A great flood covered the land.
The saddest part of the story was that Nuh's own son refused to board the ark. He chose to climb a mountain, thinking the flood would never reach its peak. Nuh called out to his son with love and concern, but his son refused. A huge wave came and he drowned.
Nuh was deeply saddened, but he remained faithful and put his trust in Allah. After the flood ended, the ark came to rest on a mountain, and a new beginning started with the people who believed.
Moral Lesson
Extraordinary patience and consistency in doing what is right, even when people laugh at or mock us, are signs of strong faith.
Bahasa Indonesia
Nabi Nuh AS, Kesabaran Membangun Bahtera di Tengah Ejekan
Allah mengutus Nabi Nuh AS untuk mengajak kaumnya menyembah Allah semata. Namun, kaumnya sangat keras kepala. Mereka menyembah berhala dan menolak ajakan Nabi Nuh selama ratusan tahun. Ya, kamu tidak salah membaca—Nabi Nuh berdakwah selama 950 tahun.
Setiap hari, Nabi Nuh mengajak mereka dengan berbagai cara. Kadang secara terang-terangan, kadang secara diam-diam. Kadang di siang hari, kadang di malam hari. Namun, jawaban kaumnya selalu sama. Mereka menutup telinga, berpaling, dan menolak mendengarkan.
Akhirnya Allah memerintahkan Nabi Nuh untuk membangun sebuah kapal besar, yaitu bahtera, di atas daratan yang jauh dari laut. Bayangkan betapa anehnya pemandangan itu. Seorang pria tua sedang membangun kapal raksasa di tempat yang sama sekali tidak memiliki air.
Kaumnya menertawakan beliau.
"Nuh sudah gila! Untuk apa membuat kapal di darat?"
Mereka mengejeknya setiap hari. Namun, Nabi Nuh tidak pernah menyerah. Beliau terus memaku papan demi papan tanpa memedulikan ejekan yang datang.
Ketika bahtera selesai dibangun, Allah memerintahkan Nabi Nuh untuk membawa sepasang dari setiap jenis hewan dan semua orang yang beriman ke dalam bahtera. Kemudian langit menurunkan hujan yang sangat lebat, sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya. Air juga memancar dari dalam bumi. Banjir besar pun menutupi seluruh daratan.
Bagian paling menyedihkan dari kisah ini adalah ketika putra Nabi Nuh sendiri menolak naik ke bahtera. Ia memilih naik ke sebuah gunung karena mengira air tidak akan mencapai puncaknya. Nabi Nuh memanggil putranya dengan penuh kasih sayang, tetapi putranya tetap menolak. Akhirnya, sebuah ombak besar datang dan menenggelamkannya.
Nabi Nuh sangat bersedih, tetapi beliau tetap beriman dan berserah diri kepada Allah. Setelah banjir berakhir, bahtera mendarat di atas sebuah gunung, dan kehidupan baru dimulai bersama orang-orang yang beriman.
Hikmah
Kesabaran yang luar biasa dan konsistensi dalam melakukan kebaikan, meskipun ditertawakan dan diejek, merupakan tanda keimanan yang kuat.
Useful Vocabulary
| English | Pronunciation | Indonesia |
|---|---|---|
| prophet | prof-it | nabi |
| worship | wer-ship | menyembah |
| stubborn | stab-ern | keras kepala |
| idol | ai-dol | berhala |
| reject | ri-jekt | menolak |
| preach | prich | berdakwah |
| invite | in-vait | mengajak |
| publicly | pab-lik-li | secara terbuka |
| privately | prai-vit-li | secara diam-diam |
| command | ke-mand | memerintahkan |
| ark | ark | bahtera |
| ship | ship | kapal |
| dry land | drai lend | daratan kering |
| laugh at | laf at | menertawakan |
| mock | mok | mengejek |
| hammer | ham-er | memaku |
| believer | bi-li-ver | orang beriman |
| pair | per | sepasang |
| heavy rain | he-vi rein | hujan lebat |
| flood | flad | banjir |
| mountain | maun-ten | gunung |
| drown | draun | tenggelam |
| faithful | feith-ful | tetap beriman |
| trust | trast | percaya, berserah diri |
| patience | pei-shens | kesabaran |
| consistency | ken-sis-ten-si | konsistensi |
| faith | feith | keimanan |
Useful Expressions
| English | Pronunciation | Indonesia |
|---|---|---|
| Allah sent Prophet Nuh. | al-lah sent prof-it nuh | Allah mengutus Nabi Nuh. |
| His people worshipped idols. | hiz pi-pol wer-shipt ai-dolz | Kaumnya menyembah berhala. |
| They refused to listen. | dei ri-fyuzd tu lis-en | Mereka menolak mendengarkan. |
| Nuh preached for 950 years. | nuh pricht for nain han-dred fif-ti yirz | Nabi Nuh berdakwah selama 950 tahun. |
| Allah commanded him to build an ark. | al-lah ke-mand-id him tu bild an ark | Allah memerintahkannya membangun bahtera. |
| People laughed at him. | pi-pol laft at him | Orang-orang menertawakannya. |
| He never gave up. | hi ne-ver geiv ap | Beliau tidak pernah menyerah. |
| The flood covered the land. | de flad kav-erd de lend | Banjir menutupi daratan. |
| His son refused to board the ark. | hiz san ri-fyuzd tu bord di ark | Putranya menolak naik ke bahtera. |
| Nuh put his trust in Allah. | nuh put hiz trast in al-lah | Nabi Nuh berserah diri kepada Allah. |
| Patience is a great virtue. | pei-shens iz e greit ver-chu | Kesabaran adalah sebuah kebajikan yang besar. |
| Never stop doing good. | ne-ver stop du-ing gud | Jangan pernah berhenti berbuat baik. |
| Stay strong in your faith. | stei strong in yor feith | Tetap teguh dalam keimananmu. |
| Allah always helps the believers. | al-lah ol-weiz helps de bi-li-vers | Allah selalu menolong orang-orang yang beriman. |
| Be patient and never lose hope. | bi pei-shent end ne-ver luz hop | Bersabarlah dan jangan pernah kehilangan harapan. |
