70 Wise Sayings/ Al-Mahfuzhat (Kata-kata Bijak Beserta Penjelasannya) Bagian 4

 


31. أَصْلِحْ نَفْسَكَ يَصْلُحْ لَكَ النَّاسُ

Improve yourself, and people will treat you well.
Good people are naturally drawn to those who behave well. When someone improves their character, attitude, and manners, their environment also changes for the better. People respond to the energy and behavior they receive, so self-improvement becomes the key to surrounding oneself with kindness and respect.

Perbaikilah dirimu sendiri, niscaya orang-orang lain akan baik padamu.

Orang baik secara alami akan tertarik kepada orang yang berperilaku baik. Ketika seseorang memperbaiki akhlak, sikap, dan adabnya, lingkungan di sekitarnya pun berubah menjadi lebih baik. Manusia memberi respons sesuai perilaku yang mereka terima, sehingga memperbaiki diri adalah kunci agar diperlakukan dengan kebaikan dan dihormati orang lain.


***


32. فَكِّرْ قَبْلَ أَنْ تَعْزِمَ

Think before you decide.
Human beings are given intellect to differentiate right from wrong and to consider the consequences of their actions. Decisions made without reflection often lead to regret, while thoughtful planning prevents mistakes and leads to wiser outcomes.

Berpikirlah dahulu sebelum kamu berkemauan (merencanakan).
Manusia diberi akal untuk membedakan yang benar dan salah serta mempertimbangkan akibat dari setiap perbuatannya. Keputusan yang dibuat tanpa berpikir sering berakhir dengan penyesalan, sedangkan perencanaan yang matang mencegah kesalahan dan menghasilkan keputusan yang lebih bijaksana.

***


33. مَنْ عَرَفَ بُعْدَ السَّفَرِ اِسْتَعَدَّ

Whoever knows the length of the journey will prepare himself.
Life is a long journey filled with challenges and uncertainties. Those who understand this reality will prepare themselves mentally, physically, and spiritually. Preparation is also essential before undertaking any major task, ensuring that one does not fail halfway.

Barangsiapa tahu jauhnya perjalanan, bersiap-siaplah ia.
Hidup adalah perjalanan panjang yang penuh tantangan dan ketidakpastian. Mereka yang menyadari hal ini akan mempersiapkan diri secara mental, fisik, dan spiritual. Persiapan juga sangat penting sebelum memulai pekerjaan besar agar tidak berhenti atau gagal di tengah jalan.

***

34. مَنْ حَفَرَ حُفْرَةً وَقَعَ فِيْهَا

Whoever digs a hole will fall into it.
Those who intend harm for others often end up harming themselves. Evil actions naturally bring negative consequences to the doer. This reflects the universal law of justice: whatever one sends out eventually returns to them.

Barang siapa menggali lubang, akan terperosoklah ia di dalamnya.
Orang yang berniat mencelakakan orang lain sering kali justru mencelakakan dirinya sendiri. Perbuatan buruk secara alami melahirkan akibat buruk bagi pelakunya. Ini sejalan dengan hukum keadilan alam: apa yang seseorang lakukan pada akhirnya akan kembali kepadanya.


***

35. عَدُوٌّ عَاقِلٌ خَيْرٌ مِنْ صَدِيْقٍ جَاهِلٍ

An intelligent enemy is better than a foolish friend.
A foolish friend can unintentionally lead us into danger or failure, even with good intentions. Meanwhile, an intelligent enemy, though harmful, pushes us to grow, stay alert, and improve ourselves. The greatest harm often comes from those close to us who lack wisdom.

Musuh yang pandai lebih baik daripada teman yang bodoh.
Teman yang bodoh bisa menjerumuskan kita ke dalam bahaya atau kegagalan meskipun berniat baik. Sedangkan musuh yang cerdas, meski lawan, justru membuat kita berkembang, waspada, dan meningkatkan kemampuan diri. Bahaya terbesar sering datang dari orang terdekat yang tidak memiliki kebijaksanaan.



***


36. مَنْ كَثُرَ إِحْسَانُهُ كَثُرَ إِخْوَانُهُ

Whoever increases his kindness will increase his friends.
People are naturally drawn to kindness. A person who consistently helps others and treats them with respect will be loved and supported by many. Conversely, those who act harshly or selfishly will find themselves isolated.

Barangsiapa banyak perbuatan baiknya, banyak pulalah temannya.
Manusia secara naluriah menyukai kebaikan. Seseorang yang sering membantu dan menghormati orang lain akan disukai banyak orang dan memiliki banyak sahabat. Sebaliknya, mereka yang bersikap kasar atau egois akan dijauhi.


***


37. اِجْهَدْ وَلاَ تَكْسَلْ وَلاَ تَكُ غَافِلاً فَنَدَامَةُ العُقْبىَ لِمَنْ يَتَكاَسَلُ

Work hard, do not be lazy, and do not be heedless, for regret awaits those who are lazy.
Laziness destroys potential and wastes time, while hard work leads to progress and blessings. A heedless person loses opportunities and later regrets the time wasted. Success requires effort, discipline, and continuous awareness of one’s goals.

Bersungguh-sungguhlah dan jangan bermalas-malasan serta jangan lengah, karena penyesalan itu bagi orang yang malas.
Kemalasan menghancurkan potensi dan menyia-nyiakan waktu, sedangkan kerja keras membawa kemajuan dan keberkahan. Orang yang lengah kehilangan kesempatan dan akhirnya menyesali waktu yang terbuang. Kesuksesan membutuhkan usaha, disiplin, dan kesadaran terus-menerus terhadap tujuan.




38. لاَ تُؤَخِّرْ عَمَلَكَ إِلىَ الغَدِ مَا تَقْدِرُ أَنْ تَعْمَلَهُ اليَوْمَ

Do not delay until tomorrow what you can do today.
Procrastination leads to forgotten responsibilities, accumulated tasks, and unnecessary stress. Time moves forward without waiting for anyone, and delaying work usually creates bigger problems later. Completing tasks promptly brings peace of mind and better productivity.

Jangan menunda pekerjaan sampai esok hari jika bisa dikerjakan hari ini.
Menunda pekerjaan menyebabkan tanggung jawab terlupa, tugas menumpuk, dan stres yang tidak perlu. Waktu terus berjalan tanpa menunggu siapa pun, dan menunda pekerjaan biasanya akan menimbulkan masalah yang lebih besar. Menyelesaikan tugas tepat waktu memberi ketenangan dan meningkatkan produktivitas.


***


39. اُتْرُكِ الشَّرَّ يَتْرُكْكَ

Abandon evil, and it will abandon you.
Evil deeds often originate not from external temptations but from one’s own desires. When someone consciously avoids sinful actions, the habit of wrongdoing weakens and eventually disappears. Self-discipline protects a person from falling into repeated mistakes.

Tinggalkanlah kejahatan, niscaya ia akan meninggalkanmu.
Perbuatan buruk sering kali bukan berasal dari godaan luar, tetapi dari hawa nafsu diri sendiri. Ketika seseorang bersungguh-sungguh meninggalkan maksiat, kebiasaan buruk itu akan melemah dan akhirnya hilang. Pengendalian diri menjaga seseorang dari kesalahan yang berulang.

***


40. خَيْرُ النَّاسِ أَحْسَنُهُمْ خُلُقاً وَأَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ

The best people are those with the best character and those most beneficial to others.
Human beings are social creatures who must interact harmoniously with others. True greatness is shown through kindness, helpfulness, and positive contributions to society. A person’s value is measured not by status or wealth, but by how much goodness they spread around them.

Sebaik-baik manusia adalah yang paling baik akhlaknya dan yang paling bermanfaat bagi manusia.

Manusia adalah makhluk sosial yang harus berinteraksi dengan baik dengan orang di sekitarnya. Keutamaan seseorang terlihat dari akhlaknya, kebaikannya, dan manfaat yang ia berikan kepada masyarakat. Nilai seseorang tidak diukur dari harta atau jabatan, tetapi dari seberapa banyak kebaikan yang ia sebarkan.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
Iklan Meguru English